Panduan Identifikasi Jenis Satwa Liar Dilindungi: Mamalia

Mamalia merupakan salah satu kelompok hewan yang sangat dikenal oleh semua orang, dimana didalamnya termasuk hewan-hewan domestik seperti anjing, kucing, kuda, dan ternak, tentunya, diri kita sendiri – manusia. Namun, sedikit orang yang tahu dan paham tentang keanekaragaman jenis mamalia liar yang sangat luar biasa, khususnya di Indonesia. Di dunia, lebih dari 4.400 spesies diketahui dari seluruh dunia, dan lebih dari 500 spesies diantaranya dicatat dari kawasan Asia Tenggara seperti banteng (Bos javanicus), gajah (Elephas spp.), badak (Rhinoceros spp.), babi hutan (Sus spp.), kucing hutan (Felis sp.), beruang (Helarctos malayanus), kera/monyet (Macaca spp.), kelelawar (Cynopterus spp.), dan jenis-jenis lain dengan ukuran yang lebih kecil seperti rodentia (Rattus spp.) dan cecurut (Crocidura spp.).

Buku ini menyediakan informasi tentang pengenalan identifikasi dari jenis-jenis mamalia yang dilindungi oleh aturan perundang-undangan di Indonesia. Perlindungan tumbuhan dan satwa liar (TSL) di Indonesia telah dimulai dari Peraturan Pemerintah RI No. 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa. Hingga terbitnya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2018 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi.

Penyusunan buku ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi para pengguna dalam mengidentifikasi jenis, status perlindungan yang dapat diketahui melalui deskripsi morfologi serta panduan visual berupa foto atau ilustrasi, serta informasi penting lain dari jenis-jenis mamalia yang menunjang proses identifikasi di lapangan. (SW)

Informasi lebih lanjut mengenai publikasi ini bisa menghubungi Kepustakaan Kawasan Cibinong

Back To Top